Ruang dalam Satu Bingkai
Satu bingkai dapat menyimpan keseluruhan ruang tanpa perlu rangkaian gambar yang panjang. Dalam momen tertentu, ruang terbaca melalui interaksi elemen-elemen yang ada, termasuk posisi, jarak, dan cahaya yang jatuh. Beberapa detail dibiarkan tetap, sementara yang lain diatur secara alami dalam komposisi. Tidak semua objek perlu berada di fokus; sebagian menjadi latar untuk memberi konteks dan menjaga keseimbangan visual. Mengamati ruang dalam satu bingkai menuntut kesadaran terhadap perspektif, kedalaman, dan hubungan antar elemen. Perubahan cahaya dan bayangan memengaruhi suasana, sehingga bingkai menjadi dokumentasi statis dari dinamika yang tetap berlangsung. Pendekatan ini tidak menekankan hasil yang indah atau sempurna, tetapi keutuhan ruang dan interaksi visual yang terekam di dalam bingkai. Gunawan Satyakusuma