7 Latihan Fotografi ala Gunawan Satyakusuma untuk Pemula
Fotografi itu bukan sekadar jepret, edit, lalu upload ke media sosial. Fotografi adalah bahasa. Begitu pula menurut Gunawan Satyakusuma, fotografer asal Bandung yang dikenal dengan ciri khas storytelling-nya.
Kalau kamu pemula, ada banyak latihan sederhana supaya fotomu nggak cuma bagus dilihat, tapi juga punya cerita. Yuk, coba 7 latihan berikut ini!
1. Jangan Asal Jepret, Belajar Melihat Dulu
📸 Duduk di tempat ramai, amati suasana 5–10 menit. Cari detail kecil yang menarik: cahaya jatuh di kursi, senyum anak kecil, atau ekspresi pedagang. Baru deh jepret.
👉 Tips: kadang cerita terbaik muncul dari detail sederhana.
2. Cari “Punctum”: Detail yang Bikin Foto Nyentuh
Teori Roland Barthes bilang ada studium (teknis) dan punctum (detail emosional). Fokus pada punctum.
📸 Contoh: bukan hanya foto keluarga kumpul, tapi juga tangan nenek yang menggenggam cucu.
👉 Tips: detail kecil sering lebih kuat dari pose formal.
3. Bikin Photo Essay (Cerita 5–7 Foto)
Foto tunggal keren, tapi foto seri bisa bikin cerita.
📸 Contoh: dokumentasi penjual bakso → siapkan bahan → layani pembeli → hitung uang → istirahat.
👉 Tips: pikirkan foto sebagai urutan cerita, bukan potongan acak.
4. Coba Satu Momen, Dua Versi
📸 Jepret satu momen dengan dua gaya:
-
Fokus ke teknik: cahaya, komposisi.
-
Fokus ke emosi: ekspresi wajah, interaksi.
👉 Tips: bandingkan, mana yang bikin penonton lebih terhubung.
5. Rekam Video 1 Menit
Gunawan juga aktif di videografi. Coba bercerita lewat video pendek.
📸 Contoh: bikin kopi → proses → hasil.
👉 Tips: jangan pakai terlalu banyak efek. Cukup alur jelas: awal–tengah–akhir.
6. Bermain dengan Cahaya
Cahaya itu bahasa, bukan sekadar teknis.
📸 Foto objek yang sama di pagi hari, siang, senja, dan lampu malam.
👉 Tips: perhatikan bagaimana cahaya mengubah nuansa cerita.
7. Tulis Cerita dari Foto
📸 Setelah memotret, pilih satu foto favorit. Tulis 2–3 kalimat: cerita apa yang kamu sampaikan? Emosi apa yang muncul?
👉 Tips: jika tulisanmu nyambung dengan reaksi orang lain, berarti cerita fotonya sampai.
Penutup
Belajar fotografi ala Gunawan Satyakusuma berarti belajar menjadi pencerita lewat cahaya. Kamera hanya alat, cerita adalah inti. Dengan konsisten latihan 7 cara ini, fotomu tidak hanya enak dilihat, tapi juga bisa membuat orang merasa kembali ke momen itu.
Comments
Post a Comment